Penjatahan Underwriter IPO Saham SUPA, Dominasi Mandiri Sekuritas Mencolok

Serang, 12 Desember 2025 - Data penjatahan alokasi saham IPO PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk. (SUPA) kepada para Underwriter (UW) telah dirilis, memperlihatkan distribusi yang sangat timpang dengan Mandiri Sekuritas (CC) tampil sebagai pemegang porsi terbesar.




Penjatahan UW ini mencerminkan peran dan kemampuan masing-masing sekuritas dalam mendistribusikan atau menyerap saham perdana tersebut.

📊 Hasil Penjatahan UW Saham SUPA

Berdasarkan data yang beredar, inilah rincian persentase penjatahan yang diterima oleh enam sekuritas utama yang terlibat:

SekuritasKode BrokerPersentase Penjatahan
Mandiri Sekuritas(CC)58,67%
Trimegah Sekuritas(LG)37,61%
CLSA Sekuritas(KZ)3,23%
Sucor Sekuritas(AZ)0,46%
Bahana Sekuritas(DX)0,01%
Korea Investment Sekuritas(BQ)0,01%

🔍 Analisis Dominasi

  1. Mandiri Sekuritas (CC) Memimpin Jauh:

    Mandiri Sekuritas mengambil alokasi lebih dari separuh keseluruhan penjatahan UW, mencapai hampir 59%. Angka ini menunjukkan peran dominan CC, baik sebagai Joint Lead Underwriter (jika ada) maupun sebagai sekuritas dengan daya serap yang sangat besar dalam proses IPO SUPA.

  2. Trimegah (LG) Sebagai Runner-up Kuat:

    Di posisi kedua, Trimegah Sekuritas (LG) juga mendapatkan porsi signifikan, yaitu 37,61%. Bersama Mandiri Sekuritas, dua sekuritas ini menguasai lebih dari 96% dari total alokasi yang dijatahkan.

  3. Sekuritas Lain Hanya Mendapat Porsi Minoritas:

    Sisa empat sekuritas lainnya hanya menerima alokasi yang sangat kecil. CLSA Sekuritas (KZ) mendapat 3,23%, sementara Sucor Sekuritas (AZ), Bahana Sekuritas (DX), dan Korea Investment Sekuritas (BQ) masing-masing hanya mendapatkan alokasi di bawah 0,5%, bahkan Bahana dan Korea Investment hanya mendapat 0,01%.

📝 Implikasi Penjatahan

Distribusi penjatahan UW yang terkonsentrasi pada dua sekuritas teratas—Mandiri dan Trimegah—berpotensi memiliki beberapa implikasi:

  • Pengendali Ketersediaan Saham: Dua sekuritas ini akan menjadi pemain kunci dalam menentukan seberapa banyak saham SUPA yang akan beredar di pasar sekunder pasca-IPO, setidaknya dari sisi alokasi UW.

  • Aksi Korporasi atau Stabilisasi Harga: Dengan porsi besar, pergerakan harga saham SUPA pasca-pencatatan mungkin akan dipengaruhi oleh keputusan distribusi atau aksi jual/beli dari dua sekuritas ini.

Investor yang berpartisipasi dalam IPO dan yang akan bertransaksi di pasar sekunder dapat menggunakan data ini sebagai salah satu pertimbangan untuk menganalisis potensi pergerakan dan likuiditas saham SUPA ke depannya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama